-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Shalat dan Dalil-Dalil Tentang Kewajiban Shalat

www.thashaas.cf

PENGERTIAN SHALAT
Shalat dalam bahasa Arab adalah do’a. Menurut istilah syara’ Sholat ialah ibadah kepada Allah dalam bentuk beberapa perkataan dan perbuata yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salamyang dilakukan menurut syarat-syarat yang telah ditentukan syara;
Sholat mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam syariat agama islam, hingga kesempurnaan amal seseorang, baik buruk perbuatan manusia dilihat dari sempurna atau tidaknya pelaksanaan sholatnya. Sholat adalah pembeda antara orang yang beriman dan orang kafir, sehingga siapa yang tidak melaksanakan sholat berarti ia telah kafir.

DALIL KEWAJIBAN SHALAT
Sholat adalah kewajiban utama bagi setiap orang islam yang telah baligh, hukumnya adalah fardu ain, selama ia masih dapat menghembuskan nafas, selama itu pula kewajiban sholat melekat dipundaknya, tidak dapat diwakilkan. Dalam keadaan bagaimanapun, kapanpu dan dimanapun. Sholat harus dikerjakan, maka dalam islam terdapat syariat tentang  sholat orang yang sakit, ketika dalam perjalanan dan lain-lain.
Kewajikan sholat bagi setiap muslim yang baligh telah ditetapkan dalam Al-Qur’an maupun Hadits Nabi.

1. Dalil al-qur’an yang mewajibkan shalat antara lain :

 Firman Allah :
(*) “ WA AQIIMUSH SHALAATA WA AATUZ ZAKAATA WARKA’UU MA’AR RAAKI’IIN”
Artinya: “dan dirikanlah sholat,dan keluarkanlah zakat, dan tunduklah rukuk bersama-sama orang-orang yang rukuk.” (Al-baqarah : 43)

(*) “…WAAQIMISH SHALAATA INNASH AHALAATA TANHAA’ANIL FAKHSYAA-I WAL MUNKAR “
Artinya : “kerjakanlah sholat, sesumgguhnya sholat itu mencegah perbuatan yang keji dan yang mungkar.”

2.  Hadits Nabi

Yang artinya : “dari Abu Abdirrahman Abdullah bin Umar bin Khattab, semoga Aaallah meridhoi mereka berdua, ia berkata : aku pernah mendengar Rasululloh saw bersabda :“islam didirikan dari lima dasar, yaitu : memberi kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat. Menunaikan zakat, melaksanakan ibadah haji kebaitullah, dan berpuasa dibulan Ramadhan.“ (HR. Imam Bukhori dan Muslim)

POSISI / KEDUDUKAN SHALAT DALAM ISLAM 
Perintah shalat diwajibkan setelah dilaksanakannya isra mi’raj setahun sebelum hijrah ke madinah. Perintah ini diterima langsung dari Allah saat peristiwa isra mi’raj. Oleh sebab itu dalam syariat kedudukan shalat penting sekali, yaitu sebagaitiangnya agama islam.

Rasulullah saw, bersabda :
Yang artinya :” shalat dalah tiang agama, barang siapa yang melaksanakan shalat, berarti ia telah menegakkan tiang agama. Namun siapa yang meninggalkannya, ia telah meruntuhkan tiang agama.“


Dalam hadits yang lain disebutkan bahwa shalat sebagai penentu diterima atau tidaknya amal perbuatan manusia yang lain :
Rasulullah saw, bersabda :
Yang artinya :” Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya diterima, maka diterima pula amalnya yang lain. Dan jika shalatnya ditolak, maka ditolak pula amalnya yang lain.” (HR. Thabrani)


Demikian Pengertian Shalat dan Dalil-Dalil yang mewajibkan shalat.

Selanjutnya >>>>>   Fadilah (Keutamaan) Shalat