-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tidak Ada Orang yang dapat Sempurna dan Khusyuk dalam mengerjakan shalat

KUMPULAN CERITA DAN KISAH UNTUK ANAK MUSLIM


TIDAK ADA ORANG YANG DAPAT SEMPURNA DAN KHUSYUK SEPENUHNYA DALAM MENGERJAKAN SHALAT DARI AWAL HINGGA AKHIR

Hai Para Orang Tua dan Anak-Anak Muslim-Muslimah dimanapun anda berada, Semoga Tetap Sehat, banyak Rezeki dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Terima Kasih Telah berkujung di Website atau Blog kami yang sederhana ini. kali ini Islam Sampai Mati akan membagikan atau menulis sebuah cerita atau kisah Islami yang berjudul Tidak Ada Orang Yang Dapat Sempurna Dan Khusyuk Sepenuhnya Dalam Mengerjakan Shalat Dari awal Hingga Akhir. Bagaimana Kisah dan Ceritanya ? Adakah Orang yang dapat Sempurna dan Khusuk dalam  Shalatnya ?. Simak dan baca dengan baik Kisahnya dibawah ini. Semoga dapat memetik referensi, hikmah dan pesan yang terkandung di dalam cerita atau kisah  Tidak Ada Orang Yang Dapat Sempurna Dan Khusyuk Sepenuhnya Dalam Mengerjakan Shalat Dari awal Hingga Akhir. Berikut Kisahnya :

KHUSYUK DALAM SHALAT

Seorang sahabat mengadu kepada Rasullullah, bahwa kalau mengerjakan shalat tidak dapat khusyuk sepenuhya. Sering kali ia masih teringat akan hal-hal lain, termasuk urusan rurnah tangga, utang piutang dan sebagainya.

"Tidak ada orang yang dapat sempurna dan khusyuk sepenuhnya dalam mengerjakan shalat dari awal hingga akhir." Kata Rasullullah

"Saya bisa, ya Rasullullah" tiba-tiba Ali bin AbiThalib menyela.

"Betul ?" tanya Rasuiullah.

"Benar, Rasuilullah," jawab Ali bin Abi Thalib dengan yakin.

" Jika memang benar kau dapat sempurna dan khusyuk dari awal hingga akhir, akan kuberikan surbanku yang terbaik sebagai hadiah untukmu. " janji Rasullullah.

Kemudian Ali bin Abi Thalib mengerjakan shalat sunnah dua rakaat, terlihat dia mengerjakannya dengan penuh kekhusyukan. Setelah selesai ia ditanya oleh Nabi :
"Bagaimana? Kau bisa mengerjakannya dengan khusyuk dan sempurna?"

"Pada rakaat yang pertama, saya mengerjakannya dengan khusyuk" jawab Ali dengan muka murung. "Dan pada rakaat yang kedua, ketika sujud yang terakhir saya tetap khusyuk hingga duduk tasyahud. Namun ketika mendekati salam, barulah hati saya berubah, teringat akan janjimu, ya Rasullullah, bahwa engkau akan memberikan hadiah surban terbagus milikmu untuk saya. Maka rusaklah kekhusyukan shalat saya."

"Hal itu terjadi pula dengan yang lain." ujar Nabi. "Sebab khusyuk itu diukur oleh Allah sebatas kemampuan manusia. Yang penting, ketika pikiranmu terbawa kepada urusan lain, cepat-cepat kembalikan kepada shalatmu lagi. Dalam mengeriakan shalat, memang hendaknya seakan-akan kita mampu melihat dan berbicara kepada allah. Tetapi kalau tidak mampu, asalkan kita ingat bahwa Allah melihat kita, itu sudah memadai." Nasehat Rasullalah

Mendengar penuturan Rasullullah, Ali bin abiThalib mengangguk angguk. Meskipun masih berusia muda, namun ia memiliki ilmu dan ketaatan yang terpuji. Ali mempunyai keistimewaan khusus, sebagaimana pernah dikatakan Rasullullah, jika beliau diibaratkan gudang, maka Ali bin Abi Thalib adalah pintu gerbangnya. 

Misalnya, Ali bin Abi Thalib pernah ditanya, berapakah kecepatan kilat tatkala menyambar ?. Dengan cepat ia menjawab:  "Tidak lebih cepat dari doa seorang makhluk yang dikabulkan oleh Khaliknya."

Dan ketika ditanya, " Berapa jauhkah jarak antara Madyrik dengan Magrib, atau antara Timur dengan Barat ?"

"Tidak lebih jauh dari jarak terbit dan tenggelamnya matahari." jawab Ali bin Abi Thalib.

"Kapankah nikmatnya tidur ?" tanya yang lain pula.

“Tak ada nikmatnya," Ali langsung menjawab. "Sebab bila kujawab sebelum tidur, bagaimana dapat merasakan nikmatnya tidur kalau belum melakukannya atau mengalaminya. Jika kujawab setelah bangun dari tidur, bagaimana akan dapat kugambarkan sesuatu yang sudah lewat? Sedangkan jika kujawab saat dalam tidur, bagaimana mungkin seorang dalam keadaan tidur atau tidak sadar merasakan nikmat atau tidaknya sesuatu? Karena itu janganlah terlalu banyak tidur hingga berlebih-lebihan, sebab hidupmu akan pendek, meski umurmu cukup panjang. Bukankah orang yang dapat merasakan dirinya hidup adalah saat mereka dalam keadaan sadar? Sedangkan, tidur sama dengan tidak sadar. Jadi bagaimana bisa dikatakan hidup, kalau bukan orang lain yang mengatakannya?" Jawab Ali dengan Panjang Lebar

Pada kesempatan lain, Rasullullah menyuruh para sahabat membaca Alquran sampai khatam. Semua dengan tekun mengerjakannya, hingga beberapa lama. Tapi anehnya Ali bin Abi Thalib cuma komat kamit sebentar lalu berhenti dan diam.

Ketika semuanya sudah selesai, Nabi bertanya kepada Ali bin AbiThalib : "Kenapa engkau tidak membaca sampai khatam ?"

"Sudah sejak tadi, ya Rasullullah" jawab Ali

"Cepat sekali? Rasanya mustahil " sanggah Nabi.

"Bukankah engkau pernah mengatakan, bahwa kandungan surat Al-lkhlas atau Kulhu  itu sama dengan sepertiga isi Alquran?" Jawab Ali.

"Benar," timpal Rasullullah.

"Karena itu cukup membaca surat Al lkhlas tiga kali, itu sama dengan mengkhatamkan Alquran," sambung Ali bin Abi Thalib.

Rasullullah tersenyum mendengar jawaban Ali bin Abi Thalib.

Demikian Cerita atau Kisah tentang Tidak Ada Orang Yang Dapat Sempurna Dan Khusyuk Sepenuhnya Dalam Mengerjakan Shalat Dari awal Hingga Akhir dan Seorang Yang Pintar Dalam Menjawab Semua Pertanyaan. Semoga Cerita dalam kisah ini menjadi Pelajaran Bagi Kita Semua untuk tidak menyombongkan diri kepada sesama manusia. Karena Tidak ada manusia yang sempurna sekalipun Pintar dan Rajin dalam mengerjakan Ibadah dan lainnya. 

Bagaimana dengan Shalat Anda Apakah Sudah Khusuk dan Sempurna ? 
Apakah Anda sudah Bisa menjawab semua pertanyaan seperti Ali Bin Abi Thalib ?

Belajar dan Terus  Belajar Cari Lagi Tentang Artikel ini di Google , Bing , Yahoo dll.

Baca Cerita dan Kisah Islami untuk Anak muslim yang lainnya di Website atau Blog Islam Sampai Mati. Sukai, Bagikan Artikel dan Ceritakan kembali kepada anak-anak kita dan ke teman-teman muslim lainnya supaya bisa memetik pesan yang terkandung dalam cerita atau kisah ini.  

Mudah-mudahan Kita semua mendapatkan Rezeki dan Pahala yang berlimpah dari Allah SWT. Amin.

BACA JUGA KISAH ATAU CERITA ISLAMI LAINNYA HANYA DI
Ikuti Via Facebook Fans Page Islam Sampai Mati