Kisah Nabi Isa as, seorang yang Arif dan Bijaksana
KISAH NABI ISA DENGAN KAUMNYA
Hai Para Orang Tua dan Anak-Anak Muslim-Muslimah dimanapun anda berada, Semoga Tetap Sehat, banyak Rezeki dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Terima Kasih untuk tidak bosan berkujung di Website atau Blog kami yang sederhana ini. kali ini Islam Sampai Mati akan membagikan atau menulis sekilas cerita atau kisah Islami yaitu Kisah Nabi Isa as dengan kaumnya. Simak dan baca dengan baik Kisahnya dibawah ini. Semoga dapat memetik referensi, hikmah dan pesan yang terkandung di dalam cerita atau Kisah Nabi Isa as dengan kaumnya. Berikut Kisahnya :
KISAH NABI ISA AS, SORANG YANG ARIF DAN BIJAKSANA
Ketiga berusia tiga puluh tahun Nabi Isa as baru diangkat menjadi rasul oleh Allah SWT. Meskipun umurnya masih muda Nabi Isa as Sangat Arif dan Bijaksana. Sehingga sebagian dari kaumnya ada yang merasa iri dan tidak puas serta selalu berusaha untuk mencari kelemahan-kelemahan Nabi Isa as.
"Umurmu masih terlalu muda. Bagaimana mungkin engkau akan menjadi pimpinan dan panutan kami ?" Kata salah seorang diantara mereka.
"Aku sudah cukup tua dibandingkan Nabi Ibrahim as ketika baru lahir." Jawab nabi Isa dengan tenang
Dengan mendongkol orang itu diam.dan yang lainnya, yang mersa tidak puas dengan jawaban Nabi isa tersebut berkata : "Di zaman kepemimpinan Nabi Zakaria as, kehidupan disini sangat tenteram. Tetapi dizaman kenabianmu sekarang banyak sekali kerusuhan. Bukankah itu menunjukkan sebatas mana kemampuanmu untuk memimpin kami? "
"Memang betul, sebab di zaman Nabi Zakiria as umatnya seperti aku. Sedangkan dimasa sekarang umatku seperti kamu semua." Jawab Nabi Isa dengan sangat tenangnya.
Mendengar jawaban dari Nabi Isa as semua yang ada pada saat itu terdiam dan tidak bisa bicara lagi. Mereka kehabisan akal dan kata-kata untuk membantah ucapan Nabi Isa.
Pada suatu kesempatan seorang murid bertanya kepada Nabi Isa as.
"Apakah yang paling berharga bagi manusia ?". Tanya Muridnya
"Akal." Jawab Nabi Isa. "Sebab dengan akal manusia dapat mensejahterakan kehidupannya."
"Kalau tidak ada akal ?". Tanya Muridnya lagi.
"Sahabat yang mau memberi nasihat." Jawab Nabi Isa
"Kalau tidak ada Sahabat ?". Tanya Muridnya Lagi
"Harta yang halal dan dapat dimanfaatkan." Jawab Nabi Isa
"Kalu tidak ada harta ?". Muridnya terus bertanya
"Diam." Kata Nabi Isa
"Kalau tidak bisa diam ?". Tanya Muridnya lagi memancing
"Mati." jawab Nabi isa dengan tegas."Manusia jika tidak punya apa-apa, tetapi tidak bisa diam, biasanya mulutnya hanya dipakai untuk mengeluh dan dengki". terang Nabi Isa as
Demikianlah cara Nabi Isa memberikan pengertian kepada murid-muridnya, juga terhadap para sahabatnya yang disebut khawari.
Pada suatu hari Nabi Isa as bertanya kepada para sahabatnya :
"Andai kata kalian pada suatu ketika melihat salah seorang saudaramu terbuka auratnya ketika tidak sadar, misalnya pada saat saudaramu tidur. Apakah yang akan kalian lakukan? kau tutupi aurat saudaramu itu? atau akan kau buka sekalian ?"
"Sebagai orang waras, tentu saja akan kami tutupi agar auratnya tidak kelihatan lagi. Tidak mungkin kami buka." Jawab para sahabat Nabi isa as.
"Begitulah seharusnya menjadi orang beradab. Tetapi mengapa apabila saudaramu terbuka aibnya, malah seringkali justru kalian beberkan kemana-mana, bahkan ditambah dengan membongkar aib-aib saudaramu yang lainnya ?. Apakah hal itu berarti sama dengan menelanjangi saudaramu sendiri dimuka umum ?" Tanya Nabi Isa as kepada para sahabatnya.
Sahabatnya diam. Nabi Isa pun melanjutkan nasihatnya , "Bila seseorang sudah dibeberkan dan dibentangkan seluruh aibnya di muka umum, biasanya akan menjadi nekat didalam maksiat serta akan malu kepada kembali kepada masyarakat untuk menjadi sopan. Karena itu janganlah suka membongkar aib orang lain. Orang yang mempunyai aib seharusnya diberi peringatan secara bijaksana agar mau bertobat."
Baca Cerita dan Kisah Islami untuk Anak muslim yang lainnya di Website atau Blog Islam Sampai Mati. Sukai, Bagikan Artikel dan Ceritakan kembali kepada anak-anak kita dan ke teman-teman muslim lainnya supaya bisa memetik pesan yang terkandung dalam cerita atau kisah ini.
Mudah-mudahan Kita semua mendapatkan Rezeki dan Pahala yang berlimpah dari Allah SWT. Amin.
BACA JUGA KISAH ATAU CERITA ISLAMI LAINNYA KLIK >>DISINI
