-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Niat Shalat Lima Waktu Lengkap

Niat shalat fardhu, Niat shalat, Niat shalat wajib, tentang shalat, Niat Shalat lima waktu, Niat Shalat lengkap, Niat shalat terlengkap, Niat shalat lengkap terbaru, 2014, 2015, 2016, 2017, Niat shalat lima waktu selamanya, Niat, Niat sembahyang, Pengertian Niat, arti Niat, maksud niat, Niat shalat Dzuhur, Niat Shalat Ashar, Niat Shalat Magrib, Niat Shalat Isya, Niat Shalat subuh, Niat shalat yang benar, Niat shalat lima waktu yang benar.

NIAT SHALAT FARDHU












Pengertian Niat
Menurut lughah (bahasa), niat sama maksudnya dengan menyengaja, maksud, keinginan, tekat, kehendak, atau keinginan kuat, yaitu sengaja untuk melakukan sesuatu perbuatan yang diikuti dengan pekerjaan tersebut.
Untuk melaksanakan shalat fardhu, niat pada dasarnya mengandung tiga unsure utama, yaitu:
a. keinginan untuk melaksanakan shalat
b. menetapkan bahwa shalat yang akan dilaksanakan itu adalah hukumnya fardhu
c. menyebutkan jenis shalat yang akan dilaksanakan

Niat Dalam Ibadah
Hal yang pertama kali untuk diperhatikan oleh seseorang dalam melakukan suatu perbuatan adalah niat, karena inilah yang menjadi tolak ukur bahwa perbuatan itu akan dikategorikan sebagai ibadah kepada Allah atau bukan. Misalnya bekerja, kalau diniatkan beribadah;maka bagi orang yang melaksanakannya akan mendapat nilai lebih dari allah, berupa pahala disamping ia akan bisa menikmati hasil dari  itu.

Berniat untuk melakukan suatu perbuatan baik, maka Allah akan memberikan pahala atas niat, apalagi kemudian bisa dilaksanakan, ganjarannya akan dilipat gandakan menjadi 700 kali lebih besar. Kedudukan niat dalam beribadah adalah penting sekali, bahkan sebagian besar ulama menyatakan bahwa niat itu kedudukannyaa wajib dalam melaksanakan ibadah. Rasullulah saw. Bersabda: Yang artinya :“ segala perbuatan tergantungdengan niatnya, dan seseorang akan mendapatkan apa yang telah diniatkannya..“ (HR. Bukhari-Muslim)

Pentingnya niat dalam ibadah mengandung hikmah yang sangat besar, diantaranya :
a. menjadi ukuran bagi semua amal perbuatan, apakah bernilai ibadah atau tidak.
b. membedakan hukum dari suatu perbuatan dengan perbuatan lainnya, misalnya wajib,sunat.
c. mengarahkan tujuan dari suatu perbuatan, apakah ditujukan untuk beribadah kepada Allah atau bukan.
d. membedakan apakah perbuatan itu dilaksanakan dengan sadar karena ibadah kepada Allah atauada dorongan lain.


Niat Shalat Fardhu Lima Waktu

 
a. Shalat Zhuhur

www.thashaas.cf

USHALLI FARDHAZH ZHUHRI ARBA’ARAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (MA-MUUMAN / IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA
 Artinya:
 “saya berniat fardhu zhuhur empat rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/sebagai imam) karena Allah”


b. Shalat Ashar


USHALLI FARDHAL ASHRI  ARBA’ARAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (MA-MUUMAN / IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA
.Artinya:
 “saya berniat fardhu ashar empat rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/sebagai imam) karena Allah”


c. Shalat Maghrib

www.thashaas.cf
USHALLI FARDHAL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATIADAA-AN (MA-MUUMAN / IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA
Artinya:
“saya berniat fardhu maghrib tiga rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/sebagai imam) karena Allah”


d. Shalat Isya

www.thashaas.cf
USHALLI FARDHAL ISYAA-I ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (MA-MUUMAN / IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA
Artinya:
“saya berniat fardhu isya empat  rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/sebagai imam) karena Allah”


e. Shalat shubuh 

www.thashaas.cf
USHALLI FARDHASH SHUBHI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN (MA-MUUMAN / IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA
Artinya:
 “saya berniat fardhu shubuh dua   rakaat menghadap kiblat (sebagai makmum/sebagai imam) karena Allah”

Demikian tentang Pengertian Niat, Niat dalam Ibadah dan Niat shalat fardhu lima waktu.

Selanjutnya     >>> Tata Cara Shalat  Yang Di anjurkan